- PENGERTIAN
2. JENIS- JENIS MARKET STRUCTURE
- PERFECT COMPETITION
CIRI CIRI PERFECT COMPETITION
- Banyak Penjual dan Pembeli
- Produk Bersifat Homogen (Seragam)
- Informasi Sempurna
- Tidak Ada Hambatan Masuk dan Keluar
- Harga Ditentukan Pasar (Price Taker)
- Tidak Ada Intervensi Pemerintah
- Pasar beras
- Pasar buah dan sayur
- Pasar minyak wangi
- Pasar komoditas, seperti jagung
- Dampak positif
- Harga produk lebih rendah
- Pilihan produk lebih banyak
- Inovasi dan kualitas produk lebih baik
- Dampak Negatif
- Persaingan sempurna dapat menimbulkan biaya sosial
- Rentan terhadap Fluktuasi Harga
- Keuntungan yang diterima dalam skala normal, sehingga beberapa perusahaan sulit menyediakan dana untuk pengembangan
- MONOPOLISTIC COMPETITION
CIRI CIRI MONOPOLISTIC COMPETITION
- Banyak Penjual dan Pembeli
- Produk Terdiferensiasi
- Sedikit Kontrol terhadap Harga
- Hambatan Masuk dan Keluar Relatif Rendah
- Persaingan Berdasarkan Kualitas dan Layanan
- Industri Fashion & Pakaian
- Industri Kosmetik & Skincare
- Industri Elektronik Konsumen
- Industri Jasa (Salon, Kafe, Fotografi, dll.)
- Dampak positif
- Perusahaan bisa menetapkan harga lebih tinggi dibanding pasar persaingan sempurna karena produk mereka memiliki diferensiasi unik.
- Produsen tidak perlu khawatir akan meningkatnya persaingan.
- Dampak Negatif
- Harga Bisa Lebih Mahal Dibanding Persaingan Sempurna
- Persaingan yang terbatas dapat menghambat penurunan harga dan peningkatan efisiensi produksi.
- Monopoli dalam sektor energi dan transportasi dapat memperburuk ketimpangan pendapatan dan kesejahteraan sosial.
- OLIGOPOLY
CIRI CIRI OLIGOPOLY
- Sedikit Perusahaan yang Menguasai Pasar
- Produk Bisa Homogen atau Terdiferensiasi
- Ketergantungan antar Perusahaan (Interdependensi)
- Hambatan Masuk Tinggi
- Adanya Kecenderungan Kolusi
- Industri Otomotif
- Industri Smartphone
- Industri Minyak & Gas
- Industri Telekomunikasi
- Dampak Positif
- Perusahaan memiliki cukup dana untuk melakukan inovasi dan menciptakan produk baru yang lebih baik
- Karena perusahaan bersaing dalam kualitas, mereka akan berusaha menciptakan produk yang lebih baik
- Karena perusahaan dalam oligopoli memiliki keuntungan besar, mereka cenderung memberikan pekerjaan yang stabil dan gaji lebih tinggi.
- Dampak Negatif
- Perusahaan dalam oligopoli bisa bersekongkol untuk menetapkan harga tinggi dan menghindari persaingan
- Karena hanya ada sedikit pemain di pasar, variasi produk bisa terbatas
- Karena oligopoli didominasi oleh perusahaan besar, sulit bagi usaha kecil dan startup untuk masuk dan bersaing.
- MONOPOLY
CIRI CIRI MONOPOLY
- Hanya Ada Satu Penjual
- Tidak Ada Barang Pengganti yang Dekat
- Kontrol Penuh atas Harga (Price Maker)
- Hambatan Masuk yang Sangat Tinggi
- ergantung pada Regulasi Pemerintah.
CONTOH MONOPOLY
- PLN sebagai satu-satunya penyedia listrik di Indonesia.
- Google yang menguasai pasar pencarian internet global.
- PT KAI sebagai satu-satunya penyedia layanan kereta api di Indonesia.
DAMPAK MONOPOLY
- Dampak Positif
- Karena tidak ada pesaing, perusahaan dapat memperoleh keuntungan maksimal dalam jangka panjang.
- Karena tidak ada persaingan, produk cenderung stabil tanpa perubahan mendadak dalam harga atau kualitas.
- Mampu mengembangkan iInfrastruktur yang sulit dicapai oleh perusahaan kecil.
- Dampak Negatif
- Kurangnya Inovasi akibat Tidak Adanya Persaingan.
- Inefisiensi dalam Pengelolaan.
- Harga Bisa Sangat Mahal (Eksploitasi Konsumen).
- Kurangnya Pilihan Produk.
- Hambatan masuk yang tinggi, sulit bagi startup dan UMKM untuk bersaing.

0 Komentar